Efek Samping Inhaler Asma

By | 30/12/2016

Tahukah anda penggunaan alat semprot asma memang bikin nafas lega, tapi sebenarnya ada efek sampingnya loh. Jika anda saat ini anteng dengan obat tersebut ada baiknya segera perkecil pemakaian atau hentikan saja, baca dulu Efek Samping Inhaler Asma di luar dugaan.

Efek Samping Inhaler Asma

Acap kali di gunakan sebegai obat asma, inhaler itu bukanutnukmengatasi asma hingga tuntas, namun sebagai pereda asma saja. Anda harus tahu Penggunaan yang berlebihan dari inhaler pereda asma terkait dengan peningkatan risiko yang signifikan bisa menyebabkan asma semakin parah, halini di kareenakankanudngan kimianya. Apalagi jika obat tersebut di gunkan oleh anak anak. bahkan sebuahstidi mengatakan Efek samping Inhaler Asma juga bisa menyebabkan kematian, hal ini menurut sebuah studi yang telah di lakukan.

Mereka menemukan bahwa orang yang diresepkan lebih dari satu pereda inhaler bulan mengurangi risiko kematian sebesar 60% jika mereka juga secara teratur menggunakan inhaler pencegah. Penelitian ini didasarkan pada lebih dari 96.000 pasien di Inggris didiagnosis dengan asma yang masuk ke database Umum Penelitian Praktek antara tahun 1994 dan 1998.

Dari jumlah tersebut, 43 meninggal dari asma, dengan 35 dari kematian pada orang berusia 50 dan di atas.Tim peneliti dari Connecticut, USA, menghitung risiko relatif kematian akibat asma bagi orang-orang menggunakan pencegah dan pereda obat, memperhitungkan faktor-faktor seperti pasien usia, jenis kelamin, berat badan, kebiasaan merokok dan frekuensi GP kunjungan. Mereka menemukan bahwa antara tujuh dan 12 resep inhaler pereda pada tahun sebelumnya meningkatkan risiko 16 kali lipat dan 13 atau lebih resep meningkat dengan lebih dari 50 kali lipat.

The British Thoracic Society mengatakan bahwa inhaler pereda memiliki tempat mereka dalam pengelolaan asma.
Dr John Harvey dari BTS mengatakan: “Penelitian ini jelas menunjukkan betapa pentingnya bagi pasien asma untuk menggunakan kedua reliever dan pencegah obat-obatan jika mereka diresepkan oleh dokter mereka. “Keduanya dapat memiliki tempat mereka dalam mengelola asma ringan dan berat dengan benar.”

Obat pencegah, yang biasanya dalam inhaler coklat, merah atau oranye, membantu untuk mengontrol pembengkakan dan peradangan pada saluran udara untuk jangka panjang. inhaler pereda, yang biasanya berwarna biru, yang diambil sebagai diperlukan untuk mengurangi gejala dengan merelaksasikan otot di saluran udara menyempit.
BTS mengatakan penelitian besar menunjukkan kedua bentuk pengobatan yang aman dan efektif.
Hal ini menasihati siapa pun yang peduli tentang menggunakan inhaler pereda untuk berbicara dengan dokter mereka atau perawat asma.

Memang pada dasarnya inhealer di gunakan hanya saat asma kambuh saja, namunjika asma sering kambuh dan anda hanya menggunakaninhealer sebagai andalan penggunaan itu adalah salah besar. Sebagaimana yangtelah di jelaskan diatas. jad ada baiknya jika anda memiliki asama yang tidak kunjung sembuh cobalah pengobatan asma herbal baca di obat asma di apotik

Dari banyaknya obat asma yang di pasarkan di apotik offline atau online, QnC jelly gamat herbal menjadi obat asma yang paling menjadi rujukan, sebabpenggunaan teripang emas yan terdapat di dalam qnc jelly gamat mampu utnuk meredakan flek yang menyebabkanpenyumbatan, melearkan saluran pernafasan, memperlancar pernamfasan hingga mencegah terjadinya penyakit yang bisa memicu asma.

baca juga :

Obat Sesak nafas di apotik

Obat COngek yang Ampuh

Obat Milia Di Apotik

by : Obat Kista Bartholin